Rabu, 28 Mei 2008

Menyoal BLT

Menyambung tulisan saya kemarin mengenai Bantuan Langsung Tunai, saya begitu percaya kalau bantuan cash pemerintah untuk masyarakat ini merupakan sebuah panic action, berbau politis dan kesan tak mau repot dari pemerintah sekaligus. Kenaikan harga minyak akan menjadi guncangan yang cukup kuat bagi sendi-sendi perekonomian Indonesia, pemerintah dengan berbagai upaya mencoba meredam dampaknya dan mempunyai itikat baik dengan melindungi golongan-golongan yang di asumsikan akan menerima beban kenaikan BBM ini dengan sangat payah yaitu rakyat miskin. Dalam asumsinya pemerintah menganalogikan upaya perlindungan dan peredaman kontraksi ini dengan seperti halnya meredakan panas anak karena demam langkah yang diyakini pemerintah bahwa seorang ibu akan melakukan apa saja untuk meredakan panas anak ini menjadi filosofi pemerintah dalam meredakan efek yang ditanggung rakyat miskin. Secara psikologis langkah ini merupakan langkah kepanikan yang dilakukan untuk sementara yang sebenarnya kurang efektif, ini tercermin dari jangka waktu pemberian BLT ini yang direncanakan selama 7 bulan, ini mencerminkan pemberian BLT merupakan kebijakan yang diambil pemerintah dalam kondisi panik.

Selanjutnya pemberian uang secara cuma-cuma (tentunya yang memenuhi kriteria miskin walaupun miskin menurut data tahun 2005) ini juga terlihat cukup polotis, uang cash ini semacam uang penghibur bagi rakyat agar rakyat tidak murka dan citra pemerintah tetap baik walaupun mencitrakan baik pada beberapa aspek baik dan diperlukan. Yang saya kawatirkan BLT ini dianggap sebagai money politic yang secara signifikan dapat mempengaruhi pertimbangan pemilih tahun 2009 mendatang. Ini mengindikasikan bahwa pemerintah tidak lillahi taala(iklas) mengambil kebijakan menaikkan harga minyak karena memang dalam segala aspek pertimbangan merupakan policy yang berpihak pada rakyat yang di perlihatkan melalui pemberian uang cash pada rakyat.

Ada banyak upaya yang bisa dilakukan sebenarnya dalam redistribusi dana pemotongan subsidi ini. BLt seperti apa yang saya ungkapkan tersebut merupakan langkah praktis dan tidak merepotkan, walaupun sebenarnya menurut saya kenaikan BBM sendiri merupakan upaya yang bersifat praktis dan tidak merepotkan namun dari segi aspek kepatutan merupakan langkah yang tepat menurut saya. Kalu pemerintah memang benar-benar pemerintah ingin keluar dari masalah energi ini sebenarnya harus punya komitmen dan konsisteni yang kuat untuk memangkas penggunaan BBM ini yang bersifat tidak produktif dan digunakan sebagai gaya hidup mewah, pemerintah harusnya berani membuat suatu aturan yang membatasi penggunaan mobil dan mengurangi jumlah mobil sekaligus ada banyak cara seperti pengenaan pajak kendaraaan yang tinggi, dan BBM yang dinikmati oleh mobil-mobil pribadi ini dengan harga yang cukup tinngi kalo perlu cabut semua subsidi BBM (harga BBM yang telah dinaikkan ini merupakan BBM yang masih mendapat subsidi). dengan kompensasi subsidi untuk BBM yang digunakan oleh transportasi umum yang dinikmati oleh rakyat golongan menengah kebawah, selain itu intervensi juaga harga komoditas pangan yang menyangkut hidup orang banyak ini. Tapi tampaknya pemerintah tak mau repot dengan upaya yang sebenarnya tidak cukup rumit ini. Pemerintah lebih suka memilih opsi menaikkan harga minyak, dan uang penghematannya diberikan pada rakyat terserah digunakan untuk apa dan membiarkan harga-harga naik mengikuti mekanisme pasar dan saya percaya pada akhirnya BLT tidak akan berarti apa-apa.

Selasa, 27 Mei 2008

BLT = Panic Action

Menarik sekali menyimak "fenomena"(bahkan pengumumannya saja disiarkan oleh seluruh stasiun televisi) kenaikan harga minyak yang dilakukan pemerintah. Dari berbagai aspek yang saya pahami menaikan harga minyak adalah sebuah keputusan yang paling tepat dari serangkaiaan kebijakan yang bisa diambil oleh pemerintah, walaupun ini berarti mempertaruhkan keberlangsungan dan eksistensi kepemimpinan SBY di tahun 2009 mendatang, karena bukan kebijakan yang populis dan bisa menjadi amunisi pesaingnya untuk memperebutkan kursi RI-1.

Dari dana penghematan karena pemotongan subsidi untuk BBM pemerintah akan menyalurkan/mengembalikan pada yang membutuhkan dalam berbagai skema, antara lain yang sebagaimana di beritahukan pemerintah adalah melalui mekanisme Bantuan Langsung Tunai (BLT), dan mensubsidi sektor-sektor yang menyentuh masyarakat miskin melalui peningkatan belanja sektor-sektor tersebut, antara lain pendidikan, kesehatan dan program-program sosial lainnya. Tentu ini mencerminkan redistribusi subsidi dari subsidi barang ke subsidi orang dan tentunya lebih efektif, lebih menyentuh masyarakat miskin.

Namun memberikan bantuan secara cash pada masyarakat merupakan langkah yang terkesan panik, politis dan kurang mau repot sekaligus, untuk meredam kontraksi yang ditimbulkan oleh kenaikan harga minyak harusnya pemerintah menjamin masyarakat dengan memberi kompensasi pada barang atau jasa yang dikonsumsi oleh orang miskin, seperti subsidi pangan pada sembako, transportasi juga merupakan jasa yang lebih banyak dinikmati rakyat. Hal ini juga akan dirasakan oleh rakyat secara signifikan dibanding pemberian uang BLT yang akan menguap karena tergerus oleh tingginya harga sembako, tingginya ongkos ankutan umum dan meroketnya inflasi. tentu seperti halnya menggarami air laut.

eSTeWe Post: Memaknai Kebangkitan

eSTeWe Post: Memaknai Kebangkitan: "Bagaimana menurut anda blog ini?"

Senin, 26 Mei 2008

Sekolah Kedinasan dan Non Kedinasan di Indonesia

Kesadaran akan pentingnya arti pendidikan di Indonesia sangat disayangkan malah dibarengi Komersialisasi Pendidikan hal ini membuat dunia pendidikan menjadi industri yang menguntungkan. implikasinya adalah mahalnya biaya sekolah karena merupakan komoditas bisnis. banyak yang pada akhirnya tidak lagi mampu melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. sebagai akibatnya sekolah-sekolah kedinasan yang menjadi incaran.
nah...berikut ini daftar sekolah kedinasan ataupun yang non-kedinasan tetapi didirikan oleh instansi atau korporasi tertentu.



1. Departemen Dalam Negeri
Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN), Jatinangor (Sumedang, Jawa Barat)

2. Departemen Keuangan
Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), Kabupaten Tangerang, Banten

3. Badan Pusat Statistik
Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS), Jakarta

4. Kepolisian Negara RI
Akademi Kepolisian (Akpol), Semarang, Jawa Tengah
Akademi Kepolisian (Akpol), Sukabumi, Jawa Barat

5. Tentara Nasional Indonesia
Akademi Militer (TNI Angkatan Darat), Magelang, Jawa Tengah
Akademi Angkatan Laut (TNI Angkatan Laut), Surabaya, Jawa Timur
Akademi Angkatan Udara (TNI Angkatan Udara), Yogyakarta

6. Lembaga Sandi Negara Republik Indonesia
Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN), Bogor, Jawa

7. Badan Meteorologi Nasional
Akademi Meteorologi Nasional

8. Departemen Kesehatan
Poltekes Depkes

9. AKADEMI ILMU PEMASYARAKATAN- JAKARTA
Status : Kedinasan - Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia RI
Alamat : Pusdiklat Departemen Kehakiman dan HAM RI, Jl. Raya Gandul, Cinere, Jakarta Selatan16512
Telepon : (021) 7545096
Fax. : (021) 7545096

10. AKADEMI PIMPINAN PERUSAHAAN- JAKARTA
Status : Kedinasan - Departemen Perindustrian dan Perdagangan RI
Singkatan/sebutan : APP
Alamat : Jl. Timbul 34, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan 12074
Telepon : (021) 7270215
Fax. : (021) 7271847

11. INSTITUT ILMU PEMERINTAHAN- JAKARTA
Status : Kedinasan ( Departemen Dalam Negeri RI )
Alamat : Jl. Ampera Raya, Cilandak Timur, pasar Minggu Jakarta Selatan 12560
Telepon : (021) 7806602,7806944,7805088,7827580
Fax. : (021) 7824157
Website : http.//-Depdagri.Port5.com


12. PENDIDIKAN DAN LATIHAN PELAYARAN JAKARTA-JAKARTA
Status : Kedinasan ( Pusat Pendidikan dan Latihan Perhubungan Laut, Departemen Perhubungan RI )
Alamat : Jl. Gunung Sahan, Mangga Dua, Ancol, Jakarta Utara
Telepon : (021) 6260731,639520,6373897


13. PENDIDIKAN DAN LATIHAN PELAYARAN JAKARTA-JAKARTA
Status : Kedinasan ( Pusat Pendidikan dan Latihan Perhubungan Laut, Departemen Perhubungan RI )
Alamat : Jl. Gunung Sahan, Mangga Dua, Ancol, Jakarta Utara
Telepon : (021) 6260731,639520,6373897

14. SEKOLAH TINGGI ILMU KEPOLISIAN-JAKARTA
Status : Kedinasan ( Departemen Pertahanan-RI )
Alamat : Jl. Tirtayasa Raya 6, Kebayoran baru, Jakarta Selatan
Telepon : (021) 7222234

15. SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INDUSTRI, JAKARTA
Status: Kedinasan (Departemen Perindustrlan dan Perdagangan RI)
Alamat: 31. Letjen Suprapto 26, Cempaka Putih, Jakarta Pusat
Telepon; (021) 4244561, 4244280
Ketua: Drs. Gatot Djujantoro, M.M.

16. SEKOLAH TINGGI PERIKANAN - JAKARTA
Status: Kedinasan ((Departemen Kelautan dan Perikanan RI).)
Alamat:
1.Kampus Jakarta: Jl. AUP, RT 001/09, Pasar Mlnggu, PO Box 7239/PSM, Jakarta Selatan 12520;
Telepon : (021) 7805030, 7806874, 78830275,7827378;
Faks.: (021) 7805030, 78830275, 7827378

17 SEKOLAH TINGGI PENERBANGAN INDONESIA, CURUG - BANTEN
Status: Kedinasan (Pusat Pendidikan dan Latihan Perhubungan Udara, Departemen Perhubungan RI)
Alamat: Curug, PO Box 509, Tangerang 15001, Banten
Telepon: (021) 5982203, 5982204, 5982205
Faks.: (021) 598234
Website: www.stplcurug.ac.id
E-mail: stpi@stip.ac.id

18. AKADEMI KIMIA ANALIS - JAWA BARAT
Status: Kedinasan (Departemen Perindustrian dan Perdagangan RI)
Alamat: Jl. Ir. H. Juanda 7, Bogor 16122, Jawa Barat
Telepon : (0251) 323637, 328648
Faks. : (0251) 328648

19. AKADEMI PENYULUHAN PERTANIAN, BOGOR - JAWA BARAT
Status: Kedinasan (Departemen Pertanian RI)
Aiamat: Jl. Cibalagung, Desa Paslr Bunclr, Kec. Carlngln, Bogor 16001, Jawa Barat
Telepon: (0251) 312386

20. POLTTEKNIK KESEHATAN BANDUNG - JAWA BARAT
Status: Kedinasan (Departemen Kesehatan RI)
Alamat: Jl. Prof. Eyckman 24, Bandung 40161, Jawa Barat
Telepon: (022) 2032672
Faks.: (022) 2032672

21. SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI - LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA, BANDUNG - JAWA BARAT
Status: Kedinasan (Lembaga Administrasl Negara RI)
Alamat: Jl. Cimandiri 34-38, Bandung, Jawa Barat
Telepon: (022) 437375, 438163, 435665
Faks.; (022) 4207678

22. SEKOLAH TINGGI KESEJAHTERAAN SOSIAL - JAWA BARAT
Status: Kedinasan (Departemen Sosial RI)
Singkatan/Sebutan: STKS
Alamat: Jl. lr. h. Juanda 367, Kotak Pos 1011, Bandung 40135, Jawa Barat
Telepon: (022) 2504838
Faks.: (022) 2501330
Website: www.stks.ac-ld.net
E-mail: stksbandung@hotmail.com

23. SEKOLAH TINGGI PARIWISATA BANDUNG - JAWA BARAT
Status: Kedinasan (Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI)
Alamat: Jl. Dr. Setiabudhi 186, Bandung 40141, Jawa Barat.
Telepon: (022) 2011456, 2011932.
Faks.: (022) 2012097.
Website: www.stp-bandung.ac.id.

24. SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI TEKSTIL - JAWA BARAT
Status: Kedinasan (Departemen Perindustrian dan Perdagangan RI)
Alamat: Jl. Jend. A. Yani 390, Bandung 40272, Jawa Barat.
Telepon: (022) 7272580.
Faks.: (022) 7271694.
E-mail: sttt@bdg.centrin.net.id

25. SEKOLAH TINGGI TRANSPORTASI DARAT - JAWA BARAT
Status: Kedinasan
Alamat: Jl. Raya Setu Km, 3,5 Obuntu, Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Telepon: (021) 8254640
Faks.: (021) 91977.34
E-mail: sttd@bekasi.wasantara.net.id

26. SEKOLAH TINGGI PERTANAHAN NASIONAL-YOGYAKARTA
Status: Kedinasan (Badan Pertanahan Nasional)
Alamat: Jl Tata Bumi No. 5 Banyuraden, Gamping, Sleman, Yogyakarta
Telepon : (0274) 587239
Faks.: (0274) 587239
Website : www.stpn.ac.id

27. SEKOLAH TINGGI PERTANAHAN NASIONAL-YOGYAKARTA
Status: Kedinasan (Badan Pertanahan Nasional)
Alamat: Jl Tata Bumi No. 5 Banyuraden, Gamping, Sleman, Yogyakarta
Telepon : (0274) 587239
Faks.: (0274) 587239
Website : www.stpn.ac.id


Perguruan Non Kedinasan di Indonesia

1. LPPM , Jakrta
Bakrie School of Business , Jakarta
Sekolah Tinggi Telkom, Bandung
Sekolah Tinggi Managemen & Bisnis Telkom, Bandung.

Memaknai Kebangkitan

Kebangkitan nasional setiap tahunnya diperingati dan dicoba untuk dimaknai. Serangkaian acara digelar untuk mendengungkan Hari Kebangkitan Nasioanal walaupun realitasnya tak bertilas. politikus menyerukan untuk bangkit dari ketertindasan, ekonom menyerukan untuk bangkit dari kemiskinan, dan banyak orang mendeskripsikan dan memaknai kebangkitan dengan cara yang berbeda seluas pengetahuannya akan kebangkitan itu sendiri, sejauh pandangannya akan cakupan kebangkitan nasional. Penulis memahami ini sebagai sebuah momentum peringatan untuk terus berbuat yang terbaik dan melakukan apa yang seharusnya mereka yakini untuk dilakukan. begitu luasnya makna kebangkitan nasional harusnya direalisasikan dengan banyaknya tindakan untuk bergerak lebih maju.

Kebangkitan Nasional muncul dari rasa haus akan kebebasan dan rasa kenyang dari penindasan, gerakan bangkit untuk merubah keadaan, dengan berbagai cara yang mereka yakini bisa membawa perubahan itu sendiri. seakan reminder yang relevan sekali bagi kondisi bangsa saat ini, seratus tahun kebangkitan nasional masih menyisakan masalah yang harus dituntaskan, masih harus menumbuhkan jiwa sebagai insfrastruktur kebangkitan itu sendiri.

Kebangkitan nasional mengajak bangkit kita semua sebagai bangsa(nation), yang kita bayangkan sebagai kesatuan dari keberagaman, ini artinya semangat satu tujuan dari keberagaman yang ada, yaitu untuk kemajuan bangsa. Mengingat ucapan seorang tokoh bangsa ini, yang menyatakan bukan suatu hal yang bersifat opsional untuk turut serta memikirkan nasib bangsa, siapapun anda, apapun pekerjaan anda. Kebangkitan nasional adalah bangkit dari keterpurukan. Kebangkitan menurut saya adalah bangkit dari tidur panjang untuk menulis dan berbagi cerita melaui tulisan-tulisan.